PESTISIDA ORGANIK UNTUK TANAMAN ORGANIK
PESTISIDA ORGANIK UNTUK TANAMAN ORGANIK
PESTISIDA ORGANIK UNTUK TANAMAN ORGANIK
![]() |
| Penggunaan Pestisida Organik |
Pestisida merupakan suatu senyawa baik sintetis maupun
alami (organik) yang berguna untuk memberantas hama dan penyakit. Para petani
kita saat ini sangat banyak menggunakan pestisida kimia dikarenakan beberapa
hal yaitu selain harganya yang murah dan mudah didapatkan ditoko-toko pertanian
cara penggunaanyapun sangat mudah dan efisien. Ditambah lagi karena sedikitnya
pengetahuan petani kita terhadap bahaya penggunaan pestisida yang berlebihan
dalam jangka waktu yang lama dan digunakan secara bersamaan. Pestisida kimia
sangat berbahaya terutama pada manusia selaku konsumen utama produk pertanian.
Sisa-sisa atau residu pestisida yang tertinggal diluar permukaan dan didalam
jaringan buah-buahan segar yang akan dikonsumsi secara langsung, sayuran, dan lain lain dapat menyebabkan efek yang
langsung maupun tidak langsung bagi tubuh manusia, dalam jangka waktu pendek
maupun dalam jangka waktu yang lama.
Efek langsung yang dapat ditimbulkan oleh
residu pestisida kimia yang paling sering dilaporkan adalah gangguan sistem
pencernaan (mual, muntah, diare) yang diakibatkan keracunan. Efek jangka
panjang dapat menyebabkan gagalnya fungsi hati dan ginjal serta dapat
menimbulkan pemacu tumbuhnya sel kanker. Belum lagi penggunaan yang
terus-menerus pada hama dapat menyebabkan resistensi kebal terhadap pestisida
kimia yang nantinya dapat terjadi booming populasi hama karena sudah tidak
adanya pestisida yang mampu mengataasi hama tersebut. Efek terhadap
lingkungan juga sangat bahaya pada dasarnya penggunaan bahan kimia di alam akan
sangat sulit didegredasi oleh alam sehingga menyebabkan akan terakumulasinya
bahan kimia tersebut di dalam tanah yang akan menyebabkan tingkat kesuburan tanah akan
turun secara drastis.
Oleh karena itu mulai sekarang harus bisa meminimalisir
penggunaan pertisida kimia dengan beralih ke pestisida organik. penggunaan pestisida nabati sangat direkomendasikan dikarenakan
ramah lingkungan karena mudah terurai atau ter degradasi. Bahan baku yang
dibutuhkan juga relatif mudah diperoleh bisa jadi berupa limbah atau tanaman-tanaman
pekarangan kita. Teknik pembuatannya
cukup sederhana dan tidak membutuhkan banyak biaya hamper semua kalangan bisa. Akan
tetapi perlu diperhatikan keterbatasannya seperti daya tahan pestisida nabati
yang sangat singkat karena sangat mudah berubah struktur kimianya dan sangat mudah terurai. Untuk itu volume aplikasi harus
direncanakan dengan cermat agar efisien sehingga, dalam aplikasinya bisa
optimal.
Alloh telah menciptakan bumi dan isinya tanpa kekurangan
apapun semua sudah seimbang. Dan semua solusi sudah ada jadi tinggal para juragan tani yang harus berfikir untuk itu semua
Adapun tanaman tanaman
herbal yang dapat kita jadikan pestisida nabati Tembakau. Selain tembakau, ada beberapa beberapa tanaman lain yang
sering kita dengar dan sangat berpotensi sebagai bahan pestisida nabati, antara
lain tanaman nimba, tanaman serai wangi, daun sirsak, sambiloto, dan bunga
krisan. Adapun manfaat dari tanaman-tanaman tersebut adalah Tanaman nimba dapat digunakan sebagai mengendalikan
OPT seperti Helopeltis sp, tungau jingga (Erevipalpis phoenicis), ulat jengal (Hyposidra talaca),Fusarium
oxysporum, dan juga jenis ulat-ulatan yang menyerang pada
tanaan hortikultura. Tanaman serai wangi dapat mengendalikan Tribolium sp, Sitophilus sp, Callosobruchus sp, Meloidogyne sp, danPseudomonas sp. Daun sirsak dan sambiloto dapat digunakan sebagai anti
wereng tanaman dan semua jenis insekta atau serangga. Bawang putih dapat
digunakan sebagai fungisida
Demikian sedikit
informasi semoga bermanfaat bagi juragan tani semua wassalamualaikum wr.wb
KATA
KUNCI: cara pembuatan pestisida, hama
tanaman, organik, pestisida organik, pestisida nabati, pupuk organik, petani
sehat
